Virus H5N1
5 June 2008 – 02:53Virus H5N1
Virus jenis H5N1 dikenal sebagai virus flu burung yang paling membahayakan yang telah menginfeksi baik manusia ataupun hewan. Virus yang juga dikenal dengan A(H5N1) ini merupakan virus epizootic (penyebab epidemik di mahluk non manusia) dan juga panzootic (yang dapat menginfeksi binatang dari berbagai spesies dari area yang sangat luas.
Virus HPAI A (H5N1) pertama kali diketahui membunuh sekawanan ayam di Skotlandia pada tahun 1959, namun virus yang muncul pada saat itu sangat berbeda dengan virus H5N1 pada saat ini. Jenis dominan dari virus H5N1 yang muncul pada tahun 2004 berevolusi dari virus yang muncul pada tahun 2002 yang menciptakan gen tipe Z.
Virus H5N1 dibagi menjadi 2 jenis turunan, turunan yang pertama adalah virus yang menginfeksi manusia dan burung yang ada di Vietnam, Thailand, Kamboja dan burung yang ada di Laos dan Malaysia. Jenis turunan pertama ini tidak menyebar ke daerah lain.
Sedangkan yang turunan jenis 2 dikenali dari burung yang ada di China, Indonesia, Jepang, dan Korea Utara yang kemudian menyebar ke Timur Tengah, Eropa dan Afrika. Virus jenis turunan ke 2 ini adalah virus yang menjadi penyebab infeksi ke manusia yang terjadi dalam kurun waktu 2005-2006 di berbagai Negara. Analisa genetik yang telah dilakukan membuktikan bahwa ada 6 jenis subklas dari turunan jenis ke 2, yang 3 diantaranya tersebar dan menginfeksi manusia di Negara-negara berikut ini :
Subklas 1 : Indonesia
Subklas 2 : Eropa, Timur Tengah dan Afrika
Subklas 3 : China
H5N1 sebenarnya adalah jenis virus yang menyerang reseptor galactose yang ada pada hidung hingga ke paru-paru pada unggas yang tidak ditemukan pada manusia, dan serangan hanya terjadi disekitar alveoli yaitu daerah daerah di paru-paru dimana oksigen disebarkan melalui darah. Oleh karena itu virus ini tidak gampang disebarkan melalui udara saat batuk atau bersin seperti layaknya virus flu biasa.
Sejak pertama kali ditemukan pada tahun 1997, peneliti menemukan bahwa virus H5N1 terus berevolusi dengan melakukan perubahan di zat antigen dan struktur gen internal yang kemudian dapat menginfeksi beberapa spesies yang berbeda.
Virus yang pertama kali ditemukan di Hongkong pada tahun 1997 dan 2001 tidak mudah ditularkan dari burung satu ke lainnya dan tidak menimbulkan penyakit yang mematikan pada beberapa binatang. Namun pada tahun 2002, jenis baru virus H5N1 muncul, dikenal dengan virus H5N1 tipe gen Z yang menjadi tipe gen dominan, yang menyebabkan penyakit akut pada populasi burung di Hongkong, termasuk disfungsi neurologi dan kematian pada bebek dan jenis unggas lainnya.
Virus dengan tipe gen inilah yang menjadi epidemic di Asia Tenggara yang menyebabkan kematian jutaan ekor ayam dan dari 2 sub klas yang tercipta akibat mutasi virus yang selalu berubah telah menimbulkan korban ratusan manusia yang meninggal dunia. Mutasi yang terjadi dari jenis virus ini meningkatkan patogen virus yang dapat memperparah serangan virus ke berbagai spesies dan ditakutkan nantinya mampu menularkan virus dari manusia ke manusia lainnya. Mutasi tersebut terjadi di dalam tubuh burung yang menyimpan virus dalam jangka waktu lama di dalam tubuhnya sebelum akhirnya meninggal akibat infeksi.
Mutasi yang terjadi pada virus H5N1 merupakan karakteristik jenis virus influenza, dimana virus tersebut mampu mengkombinasikan jenis 2 jenis virus influenza yang berbeda yang berada dalam 1 jenis reseptor pada saat yang bersamaan.
Kemampuan virus untuk bermutasi menghasilkan jenis yang mampu menginfeksi berbagai jenis spesies adalah karena adanya variasi yang ada di dalam gen hemagglutinin. Mutasi genetik dalam gen hemaglutinin menyebabkan perpindahan asam amino yang pada akhrinya dapat mengubah kemampuan protein dalam hemagglutinin untuk mengikat reseptor dalam permukaan sel.
Mutasi inilah yang dapat mengubah virus flu burung H5N1 yang tadinya tidak dapat menginfeksi manusia menjadi dapat dengan mudah menular dari unggas ke manusia. Oleh karena itu peneliti sekarang sedang giat-giatnya mencoba memahami sifat virus ini dan berusaha melakukan rekayasa genetika dengan memasukkan 2 asam amino virus flu spanyol H1N1 ke dalam hemaglutinin H5N1 sehingga nantinya virus H5N1 tidak menjadi pandemik yang membahayakan manusia seperti yang terjadi pada wabah tahun 1918.
Penelitian itu membuahkan hasil yang menggembirakan dimana objek penelitian dapat tetap sehat meskipun ditempatkan dalam 1 ruangan bersama objek yang sakit.

8 Responses to “Virus H5N1”
Pertanyaan dari yang awam soal virus nih..
- Evolusi/Mutasi virus H5N1 yang terjadi dan digambarkan artikel di atas, bersifat alamiah atau campur tangan manusia (rekayasa)?
- Saat ini merebak ‘flu babi’ lewat virus H1N1. Sementara artikel di atas justru menggambarkan ada upaya melakukan percobaan yang melibatkan H1N1. Apakah ini menjadi petunjuk bahwa memang ada rekayasa (engineering) di bidang per-virus-an?
Wassalam,
Irwan.K
By Irwan.K on Apr 30, 2009
saya dari Program Studi Ilmu kesehatan Masyarakat Universitas udayana menyambut baik adanya media tentang flu burung
By sang gede purnama on May 7, 2009
very dangerous
By husein on Jul 12, 2009
Saya b’harap penanganan virus H5N1 mendapat perhatian yang lebih serius dan saya sangat senang dengan adanya informasi tentang virus H5N1 agar kaum awam dapat lebih mengerti dan memahami akan hal ini agar tidak menambah korban dan mereka dapat menghindari penularan virus H5N1
By wahyuni on Sep 30, 2009
sya brharap virus h5n1 segera d musnah kan….
By vhea on Sep 28, 2010
Sy bnr2 tak habis pikir “korupsi” di negeri ini. Pakailah logika, GARUT daerahnya sangat “clear” alias bersih dan belum banyak tercemar limbah (baca: bukan pusat kawasan industri terbesar). begitupun unggas2 spt ayam dst.
Pembantaian “GIZI RAKYAT KECIL” akan melemahkan sistem pertahanan masyrakat (baca: pembodohan dgn pemusnahan nilai gizi, akibatnya kedepan rakyat kita terus2an jadi “BODOH & TOLOL” yang mau saja di akal-akali si “PUNYA UANG”. dengan dalih “H5N1″.
Kalau pun mau; maka daerah2 yg rentan seperti “MERAK, CILEGON, BETAWI dst.” lihat letak geografis…, ini kok malah “GARUT”, …? ada apa ini? “…duit lg 2x, dasar gubernur garut haus duit! …liat rakyat donk? …buanyak yg miskin di garut, skrg kekayaan satu2nya berupa ayam malah loe bantai dgn topeng h5n1. hmm…
kesimpulan, jangan “musnahkan gizi rakyat kecil” hanya dengan topeng h5n1.
tentang virus H5N1, …tau apa seh RI? …coba tahu gak? …kata siapaaaa???? cari sendiri donk, praktikum sendiri dst. jgn karena “PROYEK MILIARAN” mau2 nya ngorbanin rakyat kecil…
MIKIR DONK MENKES RI YANG BARUUU…………..!!!!!
By yudi on Feb 23, 2011
subklas di artikel atas, maksudnya sub-clade mungkin ya??
Tolong bedakan antara kelas dan clade, karena sungguh2 berbeda.
By burung flu on Mar 17, 2011
1.apa yang terjadi jika secara bersamaan terdapat 2 jenis virus yang menginfeksi dalam tubuh manusia?
2. sebutkan dan jelskan penyakit-penyakit infeksi viruspada ibu hamil dan bayi?
tolong di jawab ya.. trims sebelumnya…
By ayik on Oct 4, 2011