Berbagai Riset Tentang Virus Flu Burung

26 March 2011 – 02:35
Penyakit flu burung mulai dikenal pada bulan Desember 2003. Kasus penyakit ini yang berkembang menjadi wabah terhadap sejumlah unggas pertama kali diketahui di Korea Selatan. Sementara itu, Organisasi Kesehatan Hewan Dunia atau OIUE mempublikasikan bahwa kasus infeksi virus H5N1 pertama di benua Afrika terjadi di Nigeria. Kasus infeksi flu burung yang terdapat di berbagai wilayah di dunia memicu banyak pihak untuk melakukan berbagai riset. Riset flu burung meliputi semua aspek penyakit ini guna menemukan cara yang efektif untuk mengatasi penyakit ini. Pusat perlindungan Kesehatan Hong Kong melakukan penelitian ilmiah yang menunjukkan bahwa kasus infeksi H5N1 pada manusia telah terjadi pada tahun 1997 dengan jumlah penderita sebanyak 18 orang. Dan penyebab utama penyakit ini adalah virus influensa tipe A. Tujuan utama riset itu adalah mencari cara untuk mencegah bertambahnya jumlah orang yang terkena flu burung. Sehingga hasil yang dipublikasikan berupa gejala klinis dan cara mencegah penularan penyakit tersebut dari unggas kepada manusia. Mengingat ...

H5N1 Juga Bisa Menyerang Kucing?

23 March 2011 – 01:59
Telah banyak penelitian yang memberikan bukti ilmiah bahwa virus flu burung atau H5N1 dapat menyerang beberapa jenis mamalia seperti anjing, leopard, dan kucing. Terjadinya infeksi penyakit ini pada kucing kemungkinan besar karena kucing memakan burung, ayam atau jenis unggas lain yang telah terinfeksi dalam keadaan mentah. Adanya kasus-kasus infeksi flu burung pada kucing pernah dilaporkan pada tahun 2003 di wilayah Asia, tahun 2004 di Belanda, dan tahun 2006 di Jerman. Kasus-kasus tersebut terjadi bersamaan dengan munculnya endemi unggas yang terinfeksi virus flu burung di wilayah tersebut. Pada tahun 2004, peneliti memperoleh hasil bahwa kucing dapat mati akibat terinfeksi virus flu burung, bahkan terdapat peluang bahwa penularan virus ini dapat melalui satu kucing ke kucing lain maupun dari induk kepada anak kucing. Penelitian lain pada tahun 2006 menguatkan fakta tadi, melalui uji klinis diperoleh bukti bahwa kucing yang telah terinfeksi, mengeluarkan virus ini melalui cairan mulut dan kotoran. Fakta ini membuka peluang bahwa penyebaran ...

Wilayah Penyebaran Avian Influenza di Dunia dan Indonesia

20 March 2011 – 01:59
Flu burung merupakan salah satu jenis penyakit yang penularannya dapat dengan mudah menyebar melalui perantara udara. Pertama kali kasus penyakit flu burung ini ditemukan di suatu daerah di negara Hongkong, serta mulai menyebar luas di kawasan negara-negara di benua Asia, seperti China, Taiwan, Myanmar dan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Penyebaran yang begitu cepat ini dipengaruhi oleh salah satu faktor alam yaitu tiupan arah mata angin. Bersamaan pada saat penyakit flu burung ini ditemukan di Hongkong, pada saat itu pula kondisi cuaca disana sangat mendukung bagi virus avian influenza untuk menyebar ke negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Bahwasannya, pada saat itu kelembaban udara di Hongkong sedang tinggi dan disertai hembusan angin yang cukup kencang, sehingga penyebaran virus flu burung begitu merebak. Kondisi cuaca yang tidak tentu akhir-akhir ini menyebabkan penyebaran flu burung terus meluas hingga ke benua Afrika dan Eropa. Dari kawasan Asia Tenggara, avian influenza (jenis virus yang menyebabkan wabah flu burung) ...

Struktur Genetika Virus Avian Influenza

17 March 2011 – 01:30
Avian influenza atau dikenal juga dengan nama flu burung merupakan salah satu tipe penyakit flu yang disebabkan oleh virus influenza tipe A. Salah satu virus flu burung adalah H5N1. Struktur genetika H5N1 bermutasi menjadi beberapa varietas yang sangat patogen. Semua mutasi tersebut terjadi pada sekelompok gen yang termasuk ke dalam genotip Z. Genotip Z diketahui berasal dari mutasi H5N1 yang pernah menulari warga Cina pada tahun 1996. Para ahli kini menyatakan bahwa genotip Z tersebut merupakan genotip yang dominan pada virus flu burung H5N1. Virus flu burung termasuk ke dalam kelompok virus RNA. Setidaknya terdapat 11 molekul RNA yang diketahui dari virus influenza tipe A, dua di antaranya yang dianggap sangat penting adalah molekul PB1 dan HA. PB1 merupakan molekul yang mengkode sintesis polimerase virus yang mampu meningkatkan virulensi (kemampuan virus menginfeksi sel inang). Molekul PB1 mengkode sintesis protein PB1 dan PB1-F2. Protein PB1 merupakan komponen penting yang menyusun polimerase virus. Protein PB1-F2 ...

Flu Burung Masih Mengancam Hingga Saat Ini

14 March 2011 – 01:30
Awal tahun 2011 tampaknya bukan tahun yang menggembirakan para peternak unggas. Surat kabar harian di Jawa Timur memberitakan adanya serangan flu burung. Di daerah Surabaya Barat sedang terjadi wabah flu burung. Dinas Pertanian bidang peternakan kota Surabaya menerima laporan warga adanya 96 ekor ayam yang mati mendadak. Hasil rapid test yang dilakukan oleh petugas lapangan dinas pertanian menyimpulkan puluhan ekor yang mati positif terserang flu burung. Kejadian wabah flu burung ini tepat berada di Kelurahan Genting, Asemrawa, Surabaya Barat, Jawa Timur. Kesimpulan ini didukung oleh pernyataan warga setempat. Tiba-tiba warga menemukan puluhan ekor ayam mati dalam waktu singkat. Tidak ada tanda-tanda penyakit yang menyerang ayam sehari sebelumnya. Ancaman virus flu burung tidak bisa dianggap angin lalu lagi. Penyebaran virus flu ini dapat berlangsung sangat cepat. Kondisi iklim dan cuaca yang terjadi seperti saat ini mendukung percepatan penyebaran virus flu burung. Iklim dan cuaca tak menentu dapat mengakibatkan penurunan kesehatan hewan. Tidak terkecuali ...

Epidemiologi Flu Burung

11 March 2011 – 00:55
Flu burung atau avian influenza adalah infeksi yang disebabkan oleh virus influenza yang disebarkan melalui unggas (burung). Ada banyak subtipe virus flu burung, tetapi hanya beberapa strain dari empat subtipe yang telah sangat patogen pada manusia. Jenis tersebut adalah H5N1, H7N3, H7N7 dan H9N2. Virus ini secara alamiah terjadi pada burung. Burung liar di seluruh dunia membawa virus ini dalam usus mereka, namun penyakit flu terhadap burung liar tersebut tidak mematikan pada mereka. Akan tetapi, flu burung akan sangat menular dan dapat membuat beberapa burung peliharaan, seperti ayam, itik dan kalkun yang terserang penyakit flu, mati dengan cepat. Kandang burung atau unggas dapat terinfeksi virus flu dari air liur, sekresi hidung serta kotoran mereka. Unggas lain pun juga dapat terserang penyakit ini jika melakukan kontak dengan sekresi atau ekskresi dari unggas yang terinfeksi, kontak dengan kotoran dan kandang yang telah terkontaminasi, serta ketika mengkonsumsi air atau pakan yang telah terkontaminasi oleh virus ...

Apakah Virus Flu Burung Sama dengan Virus Influenza?

8 March 2011 – 00:55
Virus merupakan jenis makhluk hidup peralihan dari benda hidup dan benda mati. Tubuh virus hanya terdiri dari asam nukleat yang mengandung substansi genetik (DNA dan RNA) serta diselubungi oleh protein yang dapat dikristalkan. Salah satu fungsi dari substansi yang terdapat pada virus yaitu untuk bereproduksi. Virus dapat menginfeksi manusia, hewan bahkan bisa menginfeksi tumbuhan. Virus ini mempunyai berbagai jenis, diantara jenis-jenis virus yang paling sering menginfeksi manusia yaitu virus flu. Virus flu bisa dibedakan menjadi dua kategori, diantaranya yaitu virus flu burung dengan virus influenza. Kedua jenis virus flu ini merupakan virus- virus yang berasal dari mutasi satu jenis virus, yaitu virus influenza A. Virus ini mempunyai tingkat mutasi yang sangat tinggi, sehingga mampu menciptakan variasi-variasi virus yang berbeda. Jika ditinjau dari segi materi penyusun tubuhnya, maka virus influenza dengan virus flu burung ini mempunyai banyak persamaan. Persamaan itu terletak pada komposisi genetik yang menyusun inti tubuhnya. Hampir semua substansi genetik yang ...

Flu Burung Merupakan Bagian Dari Influenza

5 March 2011 – 00:34
Influenza, atau biasa disebut flu, merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus influenza atau virus flu. Virus flu merupakan virus RNA dari kelompok Orthomyxoviridae dan virus ini dapat menyerang burung dan mamalia, termasuk manusia. Gejala flu yang paling umum meliputi demam, menggigil, sakit tenggorokan, pusing, batuk, hidung tersumbat dan bersin-bersin. Gejala yang tidak sembuh-sembuh dapat menyebabkan pneumonia yang dapat berakibat kematian. Virus influenza dapat menyebar melalui udara dan bisa menjadi inaktif ketika terpapar panas matahari, disinfektan, atau antibiotik. Penyebaran virus flu dapat dicegah dengan penggunaan sabun dan rajin mencuci tangan. Virus flu telah menyebar sangat luas di seluruh dunia, dan menyerang 250-500ribu orang per tahun. Virus flu sangat mudah bermutasi menghasilkan jenis baru untuk meningkatkan resistensi virus tersebut terhadap antibiotik atau obat flu. Mutasi virus flu dapat menyebabkan virus flu dapat berpindah dari hewan satu ke hewan yang lain, atau bahkan menulari manusia seperti virus flu burung dan flu babi. Terdapat tiga ...

Sub Tipe dari Avian Influenza

28 December 2010 – 10:00
Ketika wabah flu burung merebak, kepanikan massal terjadi. Tingkat pengetahuan massa yang rendah terhadap jenis flu ini membuat banyak orang bereaksi ekstrim. Tanpa pikir panjang, ratusan ribu unggas dimusnahkan, tanpa peduli benar atau tidaknya langkah itu. Ada baiknya kita mengenal beragam sub tipe dari flu burung ini. Ada banyak sub tipe dari flu ini namun hanya beberapa yang bersifat sangat patogenic terhadap manusia. Ada banyak sub tipe dari virus flu ini. Tipe H1N1. Sub tipe ini lebih banyak ditemukan di babi sebagai vektor utamanya. Di kemudian hari, virus tipe ini lebih dikenal sebagai penyebab flu babi. Berbeda dengan penyebab flu unggas, sub tipe ini justru lebih efektif ditularkan lewat manusia. Dalam setiap bersin pasien flu babi, setidaknya terkandung 100.000 virus H1N1. Untungnya, daya bunuh H1N1 hanya seperduabelas dari flu burung. Flu babi hanya memiliki kemungkinan fatal sebesar 6 persen, jauh di bawah angka 80 persen mili flu unggas. H1N2 adalah sub tipe ...

Cara-Cara Penularan Flu Burung

21 December 2010 – 10:00
Flu burung terdengar sangat mengerikan, mengingat banyak korban jiwa yang sudah jatuh karenanya. Mengetahui tentang mekanisme penularan sebuah penyakit akan membuat kita jauh lebih waspada akan penyakit tersebut. Dengan mengetahui secara detail tentang penularan penyakit flu burung, kita akan bisa mengetahui cara-cara untuk menghindarinya dengan tepat, tanpa membuat aksi yang berlebihan. Berikut ini cara-cara penularan flu yang disebabkan oleh virus H5N1 ini. Secara garis besar, kita pasti mengetahui bahwa kontak langsung dengan sumber penyakit akan membuat kita terjangkit. Hal yang sama juga berlaku pada penyakit flu burung. Berdasarkan pendapat para ahli, disimpulkan bahwa vektor utama penyakit ini adalah unggas. Bersentuhan langsung dengan unggas yang sakit, atau produk dari unggas sakit tersebut akan membuat Anda tertular. Pencegahan yang dilakukan hanya bisa dilakukan dengan membakar bangkai hewan tersebut. Akan tetapi, metode pembakaran yang digunakan harus tepat guna mencegah asap dan material lain tersebar ke tempat lain. Material-material tersebut masih memiliki potensi menularkan ...