<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>fluburung.org</title>
	<atom:link href="http://fluburung.org/category/virus-flu-burung/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fluburung.org</link>
	<description>Waspadai Demam Tinggi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 09:23:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Asal Mula Wabah Flu Burung</title>
		<link>http://fluburung.org/asal-mula-wabah-flu-burung.asp</link>
		<comments>http://fluburung.org/asal-mula-wabah-flu-burung.asp#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Apr 2011 20:43:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yusnu Iman Nurhakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Flu Burung]]></category>
		<category><![CDATA[Penularan Flu Burung]]></category>
		<category><![CDATA[asal flu burung]]></category>
		<category><![CDATA[avian influenza]]></category>
		<category><![CDATA[wabah flu burung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fluburung.org/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Penemuan avian influenza yang diberitakan oleh para peneliti sejak tahun 1980-an. Publikasi penemuan avian influenza masih terbilang terbatas dan tidak menarik perhatian publik. Publikasi ini berasal dari daratan negeri China. Hal ini yang memperkuat asal flu burung dari negeri tirai bambu. Saat itu flu burung hanya menyerang hewan kelas aves. Avian influenza mengglobal ke seluruh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fluburung.org/wp-content/uploads/2011/03/Asal-Mula-Wabah-Flu-Burung.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-64" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="Asal Mula Wabah Flu Burung" src="http://fluburung.org/wp-content/uploads/2011/03/Asal-Mula-Wabah-Flu-Burung.jpg" alt="" width="200" height="175" /></a>Penemuan avian influenza yang diberitakan oleh para peneliti sejak tahun 1980-an. Publikasi penemuan avian influenza masih terbilang terbatas dan tidak menarik perhatian publik. Publikasi ini berasal dari daratan negeri China. Hal ini yang memperkuat asal flu burung dari negeri tirai bambu. Saat itu flu burung hanya menyerang hewan kelas aves.</p>
<p>Avian influenza mengglobal ke seluruh dunia sejak terjadi mutasi virus ini. Mutasi virus ini menyerang manusia di Korea Selatan. Saat itulah otoritas kesehatan menyatakan terjadi wabah flu burung. Wabah flu burung yang memakan korban manusia terjadi di tahun 2003. <strong>Asal flu burung</strong> yang bersifat patogenik diyakini dari semenanjung Korea. Avian influenza patogenik ini menyebar dengan cepat di Asia Timur. Semenanjung Korea, daratan China, Vietnam, Jepang terjadi wabah flu burung patogenik.</p>
<p>Kejadian menarik di Indonesia mengenai kasus wabah flu burung. Peternak unggas di Indonesia masih beranggapan penyakit unggas hanya tetelo, cacingan, berak darah. Di pertengahan tahun 2003, kejadian unggas mati disebabkan oleh tetelo. Karena kejadian unggas mati terjadi berturut-turut hingga akhir tahun 2003, para peternak dan dinas peternak meyakini bukan penyakit tetelo semata.</p>
<p>Secara bersamaan di daratan China telah terjadi wabah flu burung. Kesimpulan unggas mati terserang H5N1 terbukti setelah dilakukan pengujian anti serrum oleh otoritas peternakan dan kesehatan hewan. Kejadian unggas mati tercatat pada mulanya di Tangerang. Sehingga asal flu burung di Indonesia dicatat dari Tangerang, Jawa Barat. H5N1 ini bersifat patogenik. Di tahun 2004 mulai memakan korban manusia. Otoritas kesehatan Indonesia menyatakan terjadi wabah flu burung.</p>
<p>Keunikan asal flu burung di Indonesia terjadi akibat kelalaian pemerintah berkuasa saat itu. Virus ini terbawa dari impor vaksin asal China. Keterlibatan perusahaan breeder unggas yang menyebarkan virus ini berperan sangat besar. Perusahaan breeder unggas mendatangkan indukan dari China. Ternyata indukan tersebut mengandung virus flu burung. Karena perusahaan tersebut tidak mau merugi, perusahaan mendatangkan vaksin dari China.</p>
<p>Celakanya, vaksin tersebut mengandung virus yang aktif. Vaksin tersebut diproduksi oleh perusahaan farmasi sekelas home industry. Vaksin tersebut sudah beredar luas di kalangan peternak besar. Wabah flu burung besar-besaran terjadi selama tahun 2003 sampai 2004. Akhirnya cara yang paling mudah pemberantasan virus mematikan ini dengan memusnahkan unggas yang positif terserang flu burung.</p>
<p><a title="vaksin influensa penangkal flu burung" href="http://fluburung.org/vaksin-influensa-penangkal-penyebaran-flu-burung.asp">Vaksin flu burung</a> hanya bisa dibuat dengan cara mengambil isolat asal virus flu burung. Kode genetik virus dipetakan dengan metode anigen cromatography. Hasil pemetaan ini unik dan khas yang disebut strain. Strain virus ini yang nantinya menjadi dasar pembuatan vaksin. Jadi setiap vaksin hanya efektif digunakan oleh peternak dimana strain virus flu burung itu berasal.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fluburung.org/asal-mula-wabah-flu-burung.asp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Vaksin Influensa Penangkal Penyebaran Flu Burung</title>
		<link>http://fluburung.org/vaksin-influensa-penangkal-penyebaran-flu-burung.asp</link>
		<comments>http://fluburung.org/vaksin-influensa-penangkal-penyebaran-flu-burung.asp#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Mar 2011 19:35:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aliyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Flu Burung]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan & Pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penularan Flu Burung]]></category>
		<category><![CDATA[flu burung]]></category>
		<category><![CDATA[obat flu]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin influensa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fluburung.org/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Wabah flu burung yang mulai terjadi pada tahun 2003 telah mendorong Organisasi Kesehatan Dunia dan berbagai pihak lain untuk berusaha menemukan vaksin penangkalnya. Berdasarkan laporan WHO, hingga pertengahan 13 Januari 2011 masih terjadi kasus flu burung di dunia, kali ini terjadi di Mesir. Ternyata wabah penyakit ini masih saja mengancam kesehatan manusia, meskipun telah ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fluburung.org/wp-content/uploads/2011/03/Vaksin-influensa-penangkal-flu-burung.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-52" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="Vaksin influensa penangkal flu burung" src="http://fluburung.org/wp-content/uploads/2011/03/Vaksin-influensa-penangkal-flu-burung.jpg" alt="" width="200" height="183" /></a>Wabah flu burung yang mulai terjadi pada tahun 2003 telah mendorong Organisasi Kesehatan Dunia dan berbagai pihak lain untuk berusaha menemukan vaksin penangkalnya. Berdasarkan laporan WHO, hingga pertengahan 13 Januari 2011 masih terjadi kasus flu burung di dunia, kali ini terjadi di Mesir.</p>
<p>Ternyata wabah penyakit ini masih saja mengancam kesehatan manusia, meskipun telah ada langkah yang dilakukan oleh hampir semua negara di dunia untuk mengatasi dan mencegahnya. WHO telah merekomendasikan <strong>vaksin influensa</strong> untuk mencegah penularan flu burung, dan setiap tahunnya WHO melakukan dua kali evaluasi terhadap komposisi vaksin tersebut untuk menguji kemampuannya menangkal penyakit yang berbahaya dan mampu menimbulkan kematian ini. Selain itu karena obat flu yang telah ada selama ini tidak mampu mengatasinya.</p>
<p>Food and Drugs Administration of United States of America telah menyetujui penggunaan vaksin influensa H5N1 yang diproduksi oleh perusahaan Sanofi Pasteur pada 17 April 2007 berdasarkan uji klinis laboratorium. Penelitian ini memiliki visi utama untuk mendeteksi dan meminimalkan resiko dari vaksin wabah influensa, serta untuk memaksimalkan manfaatnya bagi kondisi wabah. Vaksin ini aktif untuk digunakan oleh orang dengan rentang usia 18-64 tahun.</p>
<p>Vaksin ini berupa suspensi yang harus diberikan dengan suntikan intramuskular, terutama pada bagian lengan atas orang dewasa. Setiap 1 ml vaksin ini, mengandung 90 mikrogram hemaglutinin virus influensa tipe A (berasal dari Vietnam) yang telah dilemahkan. Hemaglutinin adalah protein yang terdapat pada permukaan virus yang membuat virus dapat mengikatkan dirinya pada sel darah merah seseorang yang terinfeksi.</p>
<p>Meskipun tidak diketahui secara pasti kinerjanya terhadap tubuh manusia, tetapi vaksin ini mampu menginduksi antibodi seseorang terhadap hemaglutinin virus yang terdapat dalam vaksin, sehingga ketika kemudian virus flu burung masuk akan terhalangi atau tidak dapat mengikat dirinya pada sel epitel pernafasan orang tersebut. Studi yang dilakukan pada vaksin influensa ini menunjukkan bahwa 50% dari sejumlah orang yang mendapatkan vaksinasi memiliki ketahanan terhadap penyakit flu burung. Meskipun demikian, penggunaan vaksin ini menimbulkan efek samping seperti diare, Guillain-Barré Syndrome, dan reaksi alergi pasca vaksinasi.</p>
<p>Di sisi lain keberhasilan vaksin juga ditunjukan oleh hasil riset di Hunggaria dan Inggris. Penelitian dilakukan terhadap sejumlah orang dewasa sehat dan juga beberapa orang yang berusia tua. Mereka mendapatkan 3,5 hingga 12 mg vaksin. Selama pengamatan terjadi rasa nyeri, demam, dan kelelahan pasca vaksinasi. Hasil akhirnya, vaksin influensa aman dan efektif digunakan untuk mencegah flu burung. Dan menyimpulkan bahwa vaksin influensa merupakan pendekatan yang paling efektif untuk meminimalkan penyebaran dan kematian akibat pandemi flu burung.</p>
<p>Fakta lain adalah bahwa dari sejumlah riset, vaksin influensa dapat ditoleransi oleh tubuh dengan baik serta bersifat immunogenic yaitu mampu mendorong tubuh seseorang untuk dapat menghasilkan respon imun yang aman. Dan pada 26 April 2007 di Jenewa, WHO merekomendasikan vaksin influensa sebagai cara global untuk mencegah penularan flu burung di banyak negara. Sementara di Indonesia pada tahun 2009 juga telah dikembangkan riset oleh Departemen Kesehatan untuk memproduksi vaksin flu burung.</p>
<p>Sementara itu, untuk mengatasi <a title="cara penularan flu burung" href="http://fluburung.org/cara-cara-penularan-flu-burung.asp">penularan flu burung</a> pada hewan vaksin influensa terbukti bekerja meskipun belum maksimal. Dari hasil penelitian di Universitas Pittsburg diperoleh hasil bahwa vaksin ini mampu mengisolasi virus yang masuk ke dalam saluran pernafasan hewan sehingga tidak menimbulkan gangguan kesehatan yang kompleks pada hewan terinfeksi dan terhindar dari kematian.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fluburung.org/vaksin-influensa-penangkal-penyebaran-flu-burung.asp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbagai Riset Tentang Virus Flu Burung</title>
		<link>http://fluburung.org/berbagai-riset-tentang-virus-flu-burung.asp</link>
		<comments>http://fluburung.org/berbagai-riset-tentang-virus-flu-burung.asp#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Mar 2011 19:35:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aliyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Flu Burung]]></category>
		<category><![CDATA[flu burung]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[riset flu burung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fluburung.org/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Penyakit flu burung mulai dikenal pada bulan Desember 2003. Kasus penyakit ini yang berkembang menjadi wabah terhadap sejumlah unggas pertama kali diketahui di Korea Selatan. Sementara itu, Organisasi Kesehatan Hewan Dunia atau OIUE mempublikasikan bahwa kasus infeksi virus H5N1 pertama di benua Afrika terjadi di Nigeria. Kasus infeksi flu burung yang terdapat di berbagai wilayah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fluburung.org/wp-content/uploads/2011/03/Riset-tentang-virus-flu-burung.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-50" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="Riset tentang virus flu burung" src="http://fluburung.org/wp-content/uploads/2011/03/Riset-tentang-virus-flu-burung.jpg" alt="" width="200" height="187" /></a>Penyakit flu burung mulai dikenal pada bulan Desember 2003. Kasus penyakit ini yang berkembang menjadi wabah terhadap sejumlah unggas pertama kali diketahui di Korea Selatan. Sementara itu, Organisasi Kesehatan Hewan Dunia atau OIUE mempublikasikan bahwa kasus infeksi virus H5N1 pertama di benua Afrika terjadi di Nigeria. Kasus infeksi flu burung yang terdapat di berbagai wilayah di dunia memicu banyak pihak untuk melakukan berbagai riset. <strong>Riset flu burung</strong> meliputi semua aspek penyakit ini guna menemukan cara yang efektif untuk mengatasi penyakit ini.</p>
<p>Pusat perlindungan Kesehatan Hong Kong melakukan penelitian ilmiah yang menunjukkan bahwa kasus infeksi H5N1 pada manusia telah terjadi pada tahun 1997 dengan jumlah penderita sebanyak 18 orang. Dan penyebab utama penyakit ini adalah virus influensa tipe A. Tujuan utama riset itu adalah mencari cara untuk mencegah bertambahnya jumlah orang yang terkena flu burung. Sehingga hasil yang dipublikasikan berupa gejala klinis dan cara mencegah penularan penyakit tersebut dari unggas kepada manusia.</p>
<p>Mengingat terbatasnya pengetahuan medis terhadap flu burung, maka pada tahun 2005-2008 juga dilakukan penelitian ilmiah terhadap penyakit ini, yang hasilnya dipublikasikan oleh American College of Chest Physicians. Penelitian ini dilakukan terhadap 22 pasien berusia 3 hingga 47 tahun di Rumah Sakit Persahabatan Jakarta yang terbukti positif mengidap virus flu burung.</p>
<p>Hasilnya, masih diperlukan pengetahuan yang lebih dalam untuk mengenali gejala awal influensa ini beserta jenis obat yang benar-benar efektif mengatasinya. Tetapi diperoleh hasil lain bahwa Oseltamivir mampu membatasi dampak klinis penyakit ini terhadap pasien. Oseltamivir adalah sejenis obat anti virus yang dapat menghambat penyebaran virus dalam sel tubuh penderita. Obat ini bekerja dengan cara memutus reaksi kimia antara virus dengan sel tubuh penderita.</p>
<p>Penelitian ilmiah lain juga dilakukan oleh Columbia University Mailman School of Publik Health dan Beijing University, yang mengungkapkan bahwa ditemukannya virus H5N1 pada saluran pencernaan, sistem kekebalan tubuh, syaraf pusat, dan saluran pernafasan manusia yang menderita infeksi ini. Juga ditemukan adanya penularan virus ini dari ibu hamil kepada janin melalui plasenta.</p>
<p>Menyebarnya wabah flu burung terhadap beberapa jenis mamalia seperti anjing, babi, dan kucing juga mendorong dilakukannya berbagai riset flu burung lainnya. Seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Jerman dengan hasil bahwa <a title="h5n1 juga menyerang kucing" href="http://fluburung.org/h5n1-juga-bisa-menyerang-kucing.asp">kucing dapat terjangkiti virus flu burung</a> setelah memakan unggas mentah yang terinfeksi. Para peneliti mencatat bahwa setelah memakan unggas tadi, kucing menunjukkan gejala klinis berupa suhu tubuh tinggi hingga 40,3 derajat celcius, sesak nafas, dan anoreksia. Penelitian laboratorium menunjukkan terdapatnya virus H5N1 pada organ limfe, hati, darah, cairan pada saluran pernafasan dan ginjal kucing. Kesimpulannya, saluran pencernaan kucing dapat menjadi tempat penyebaran virus flu burung hingga ke organ tubuh yang lainnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fluburung.org/berbagai-riset-tentang-virus-flu-burung.asp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wilayah Penyebaran Avian Influenza di Dunia dan Indonesia</title>
		<link>http://fluburung.org/wilayah-penyebaran-avian-influenza-di-dunia-dan-indonesia.asp</link>
		<comments>http://fluburung.org/wilayah-penyebaran-avian-influenza-di-dunia-dan-indonesia.asp#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Mar 2011 18:59:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ade Bachtiar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Flu Burung]]></category>
		<category><![CDATA[Penularan Flu Burung]]></category>
		<category><![CDATA[avian influenza]]></category>
		<category><![CDATA[flu burung]]></category>
		<category><![CDATA[penyebaran flu burung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fluburung.org/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[Flu burung merupakan salah satu jenis penyakit yang penularannya dapat dengan mudah menyebar melalui perantara udara. Pertama kali kasus penyakit flu burung ini ditemukan di suatu daerah di negara Hongkong, serta mulai menyebar luas di kawasan negara-negara di benua Asia, seperti China, Taiwan, Myanmar dan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Penyebaran yang begitu cepat ini dipengaruhi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fluburung.org/wp-content/uploads/2011/03/Wilayah-Penyebaran-Avian-Influenza-di-Dunia-dan-Indonesia.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-44" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="Wilayah Penyebaran Avian Influenza di Dunia dan Indonesia" src="http://fluburung.org/wp-content/uploads/2011/03/Wilayah-Penyebaran-Avian-Influenza-di-Dunia-dan-Indonesia.jpg" alt="" width="200" height="159" /></a>Flu burung merupakan salah satu jenis penyakit yang penularannya dapat dengan mudah menyebar melalui perantara udara. Pertama kali kasus penyakit flu burung ini ditemukan di suatu daerah di negara Hongkong, serta mulai menyebar luas di kawasan negara-negara di benua Asia, seperti China, Taiwan, Myanmar dan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Penyebaran yang begitu cepat ini dipengaruhi oleh salah satu faktor alam yaitu tiupan arah mata angin.</p>
<p>Bersamaan pada saat penyakit flu burung ini ditemukan di Hongkong, pada saat itu pula kondisi cuaca disana sangat mendukung bagi virus avian influenza untuk menyebar ke negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Bahwasannya, pada saat itu kelembaban udara di Hongkong sedang tinggi dan disertai hembusan angin yang cukup kencang, sehingga <strong>penyebaran virus flu burung</strong> begitu merebak.</p>
<p>Kondisi cuaca yang tidak tentu akhir-akhir ini menyebabkan penyebaran flu burung terus meluas hingga ke benua Afrika dan Eropa. Dari kawasan Asia Tenggara, avian influenza (jenis virus yang menyebabkan wabah flu burung) ini menyebar melalui tiupan angin yang mengarah tepat ke negara-negara di benua Eropa.</p>
<p>Namun virus ini ternyata tidak begitu bersahabat dengan kondisi lingkungan di Eropa, karena kelembaban udara yang terlalu tinggi sehingga tidak mendukung proses perkembangbiakannya. Sedangkan di Afrika yang didominasi iklim tropis ini membuat avian influenza dapat berkembang dengan cepat, dan banyak <a title="gejala unggas terinfeksi flu burung" href="http://fluburung.org/gejala-unggas-terinfeksi-flu-burung.asp">menginfeksi jenis unggas</a> terutama burung.</p>
<p>Sedangkan di Indonesia sendiri, ditemukannya penyakit flu burung ini disinyalir berasal dari tiupan angin dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara dan banyaknya burung dari benua Afrika yang bermigrasi ke Indonesia. Kebanyakan burung yang bermigrasi ke Indonesia ini telah terinfeksi oleh avian influenza dan salah satu hal yang menyebabkannya bermigrasi ke Indonesia karena Indonesia memiliki SDA yang menjadi bahan makanan bagi burung ini.</p>
<p>Justru setelah dilakukan penelitian, ternyata penyebab merebaknya penyakit flu burung di Indonesia ini disebabkan oleh burung migran ini. Apalagi iklim Indonesia yang sangat kondusif bagi perkembangan virus avian influenza (iklim tropis dan sub tropis) menyebabkan penyebaran flu burung begitu cepat ke seluruh kawasan Indonesia. Bahkan hingga saat ini Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki korban flu burung terbesar di dunia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fluburung.org/wilayah-penyebaran-avian-influenza-di-dunia-dan-indonesia.asp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Flu Burung Masih Mengancam Hingga Saat Ini</title>
		<link>http://fluburung.org/flu-burung-masih-mengancam-hingga-saat-ini.asp</link>
		<comments>http://fluburung.org/flu-burung-masih-mengancam-hingga-saat-ini.asp#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Mar 2011 18:30:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yusnu Iman Nurhakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Flu Burung]]></category>
		<category><![CDATA[Program Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[flu burung]]></category>
		<category><![CDATA[virus flu]]></category>
		<category><![CDATA[wabah flu burung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fluburung.org/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Awal tahun 2011 tampaknya bukan tahun yang menggembirakan para peternak unggas. Surat kabar harian di Jawa Timur memberitakan adanya serangan flu burung. Di daerah Surabaya Barat sedang terjadi wabah flu burung. Dinas Pertanian bidang peternakan kota Surabaya menerima laporan warga adanya 96 ekor ayam yang mati mendadak. Hasil rapid test yang dilakukan oleh petugas lapangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fluburung.org/wp-content/uploads/2011/03/Flu-Burung-Masih-Mengancam-Hingga-Saat-Ini.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-38" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="Flu Burung Masih Mengancam Hingga Saat Ini" src="http://fluburung.org/wp-content/uploads/2011/03/Flu-Burung-Masih-Mengancam-Hingga-Saat-Ini.jpg" alt="" width="200" height="162" /></a>Awal tahun 2011 tampaknya bukan tahun yang menggembirakan para peternak unggas. Surat kabar harian di Jawa Timur memberitakan adanya serangan flu burung. Di daerah Surabaya Barat sedang terjadi <strong>wabah flu burung</strong>. Dinas Pertanian bidang peternakan kota Surabaya menerima laporan warga adanya 96 ekor ayam yang mati mendadak.</p>
<p>Hasil rapid test yang dilakukan oleh petugas lapangan dinas pertanian menyimpulkan puluhan ekor yang mati positif terserang flu burung. Kejadian wabah flu burung ini tepat berada di Kelurahan Genting, Asemrawa, Surabaya Barat, Jawa Timur. Kesimpulan ini didukung oleh pernyataan warga setempat. Tiba-tiba warga menemukan puluhan ekor ayam mati dalam waktu singkat. Tidak ada tanda-tanda penyakit yang menyerang ayam sehari sebelumnya.</p>
<p>Ancaman virus flu burung tidak bisa dianggap angin lalu lagi. Penyebaran virus flu ini dapat berlangsung sangat cepat. Kondisi iklim dan cuaca yang terjadi seperti saat ini mendukung percepatan penyebaran virus flu burung. Iklim dan cuaca tak menentu dapat mengakibatkan penurunan kesehatan hewan. Tidak terkecuali bagi manusia. Virus flu ini mudah aktif pada saat sistem jaringan hidup mengalami gangguan metabolisme.</p>
<p>Kini saat yang tepat instansi-instansi yang terkait memetakan peternakan unggas. Peternakan unggas selalu ada dijumpai oleh kita di setiap daerah. Unggas jenis ras lebih mudah terserang penyakit dibandingkan unggas jenis lokal. Hal ini berkaitan dengan pakan pabrikan. Sumber vitamin dan nutrisi pakan pabrikan kurang bervariasi. Tambahan pula, pakan pabrikan bersumber dari bahan ruminansia. Bahan ruminansia mengandung protein yang tinggi. Kandungan protein dari bahan ruminansia dapat membawa protein yang tidak diinginkan oleh tubuh hewan unggas.</p>
<p>Tubuh hewan unggas terlihat cepat gemuk tetapi ringkih pada kesehatannya. Pemberian vitamin dan pakan yang lengkap dapat meningkatkan sistem pertahanan tubuh. Peternak unggas harus juga menjaga kondisi lingkungan kandang tetap stabil. Kondisi lingkungan yang fluktuatif mengakibatkan metabolisme tubuh hewan mudah terganggu. Penyakit akan mudah menyerang pada hewan unggas yang metabolisme tubuh terganggu.</p>
<p>Di tahun 2009, wabah flu burung sempat melanda Indonesia. Tetapi <a title="epidemiologi flu burung" href="http://fluburung.org/epidemiologi-flu-burung.asp">penyebaran virus flu burung</a> ini berhasil dicegah tidak sampai luas. Titik-titik rawan daerah epidemi flu burung antara lain Bali, Jawa dan Sumatera. Untungnya, teknologi informasi turut membantu usaha pencegahan wabah flu burung terus berlanjut. Kesadaran warga yang melaporkan hewan unggas mati tidak wajar ke dinas pertanian dan peternakan patut diacungi jempol. Dengan demikian, dinas pertanian dan peternakan dapat secara cepat mengambil tindakan yang penting dan tepat.</p>
<p>Boleh percaya atau tidak, seorang peramal luar negeri Jucelino nobrega da luz memprediksi wabah flu burung akan terjadi di sepanjang tahun kelinci ini. Di Surabaya, wabah flu burung merupakan titik awal daerah epidemi. Daerah-daerah lain harus mempersiapkan diri untuk antisipasi penyebaran virus flu burung. Seperti kita ketahui, virus flu ini dapat menyebar dengan media apa saja. Walaupun informasi korban manusia belum terdengar hingga saat ini, namun segala sesuatunya harus dipersiapkan oleh kita terlebih dahulu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fluburung.org/flu-burung-masih-mengancam-hingga-saat-ini.asp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->
