Apakah Flu Burung Bisa Menyebar Lewat Udara?

Penyebaran flu burung dapat terjadi melalui dua cara. Cara pertama, penyebaran flu burung lewat media jaringan hidup. Cara kedua, penyebaran lewat media benda-benda mati. Penyebaran pertama menggunakan jaringan hidup. Virus flu berada dalam keadaan aktif.

Virus flu mula-mula menempel pada sel hidup. Kemudian inti virus flu melakukan penetrasi ke dalam sel. Inti virus flu berkembang biak di dalam sel hidup membentuk virus-virus baru. Selama pembentukan virus-virus baru, virus flu mengubah protein di dalam sel sebagai energi. Rusaknya protein sel tersebut yang menyebabkan unggas jadi terserang penyakit flu burung.

Proses ini begitu cepat menjangkiti antar sel dalam waktu singkat. Semua organ unggas menjadi tidak berfungsi. Akibatnya unggas yang terserang penyakit flu burng akan mati. Virus flu burung dapat dijumpai pada air liur, darah, tinja. Dengan tes anigen, virus flu burung di dalam bahan organik tersebut dapat diketahui oleh kita.

Saat bahan organik terpapar sinar matahari, bahan organik tersebut akan mengering. Pada suhu kamar, virus flu burung memasuki fase dorman. Virus flu seperti layaknya benda mati. Lapisan dinding terluar virus akan mengalami penebalan. Karena ukuran yang sangat mikroskopis, virus flu ini dapat menempel pada benda-benda mati. Benda-benda mati tersebut antara lain bulu unggas, air, angin. Selama virus flu burung pada fase dorman, virus ini tidak akan menjadi penyakit flu burung.

Penyebaran virus flu burung melalui udara dapat dibawa oleh burung dan angin. Perilaku burung pada musim-musim tertentu melakukan migrasi. Migrasi burung terjadi pada saat di bumi belahan utara memasuki musim dingin. Burung dari belahan bumi utara yang membawa virus dorman terbang ke daerah di belahan bumi selatan. Selama perjalanan burung ini menuju ke tempat tujuan akan singgah di tempat tertentu. Hal ini yang menyebabkan virus flu dapat tersebar luas.

Virus flu burung memiliki ukuran yang sangat kecil. Hal ini memudahkan virus ini terbawa oleh angin. Jangkauan angin dapat melintasi antar benua dan samudera.

Virus flu yang sudah menyebar lewat perantara burung dan angin akan masuk ke dalam jaringan hidup. Virus ini masuk melalui pernapasan, makanan dan minuman. Saat metabolisme unggas mengalami gangguan, virus ini masuk ke dalam jaringan hidup melalui saluran jaringan pengangkut. Lemahnya imunitas tubuh unggas mengakibatkan virus ini tidak bisa hancur. Virus flu mulai mengaktifkan inti virus. Saat itu juga unggas terserang penyakit flu burung. Siklus ini akan terjadi terus-menerus.

Post a Comment